AKSES INTERNET
Akses Internet
dibagi menjadi 2 :
1. Akses dial up, menggunakan modem dan saluran telepon. Biaya akses tergantung dari
lama penggunaan.
2. Akses dedicated, memberikan layanan nonstop atau unlimited. Biaya langganan tetap
tiap bulan sesuai tarif ISP (Internet Service Provider).
Berbagai saluran telekomunikasi yang dapat digunakan untuk akses internet seperti :
1. Saluran telepon rumah
Akses internetnya memerlukan bantuan modem untuk mengubah signal digital ke analog dan
sebaliknya. Kecepatan berkisar 28,8 kbps hingga 56 kbps.
2. ISDN (Integrated Service Digital Network)
Layanan telepon digital berkecepatan tinggi, koneksi menggunakan bantuan modem dan
kecepatannya hingga 128 kbps.
3. HDSL (High Data-Rate Digital Subscriber Lines)
Merupakan sistem transmisi berkecepatan tinggi antara 1,544 Mbps hingga 2,048 Mbps.
Saluran ini cocok untuk gedung-gedung perkantoran.
4. SDSL (Symetrical Digital Subscriber Line)
Disebut symetric karena kecepatan aliran data upload sama dengan download, kecepatan
aliran datanya mencapai 6 Mbps (rata-rata kecepatan 1,544 – 2,048 Mbps)
5. ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line)
Asymetric karena kecepatan kirim data (upload/upstream) berbeda dengan kecepatan
menerima data (download/downstream).
6. VDSL (Very High-Bit-Rate Digital Subscriber Line)
VDSL dapat mengirimkan data dengan kecepatan 1,6 Mbps dan menerima data dengan
kecepatan 25 Mbps pada jarak maksimum 900m. VDSL memerlukan serat optik untuk
transmisi data.
7. VSAT (Very Small Aperture Terminal)
VSAT merupakan pilihan bagi mereka yang berada di daerah terpencil. VSAT berbentuk
piringan berukuran besar dan menghadap ke langit. Sinyal digital dikirimkan dan diterima ke
satelit. Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi.
8. Radio Paket
Merupakan bentuk komunikasi data/aplikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
media koneksi. Untuk akses internetnya digunakan modem khusus untuk radio. Kecepatan
Aksesnya berkisar 1,2 kbps hingga 9,6 kbps.
9. TV Kabel
Kecepatan transmisi data dapat mencapai 38 Mbps
10. Kabel Listrik (PLC/Power Line Communication)
Pengiriman data melalui kabel listrik ini dapat dilakukan dengan menumpangkan sinyal
komunikasi yang berisi data di bawah frekuensi aliran listrik. Kecepatan akses internet melalui
saluran ini dapat mencapai 1 Mbps.
11. Teknologi WAP (Wireless Application Protocol)
Sebuah protokol yang memungkinkan para pengguna ponsel dapat mengakses layanan-layanan online internet dengan menggunakan built-in browser pada ponsel. Kecepatak akses
internetnya dapat mencapai sekitar 9,6 kbps
12. GPRS (General Packe t Radio Service)
Memungkinkan kita dapat mengakses internet di mana pun berada selama sinyal GPRS
tersebut ada. Koneksi via GPRS memiliki laju kecepatan akses sampai 115 kbps.
13. WiFi (Wireless Fidelity)
Teknologi wireless/nirkabel mampu menyediakan akses internet dengan bandwith besar,
mencapai 11 Mbps. WiFi merupakan teknologi tanpa kabel yang bekerja seperti telepon
seluler di dalam dan di luar rumah namun masih dalam radius jarak dari base station.
Area sekitar base station ini disebut hotspot. Hotspot adalah lokasi yang dilengkapi dengan
perangkat pemancar WiFi sehingga dapat digunakan oleh orang-orang yang berada dilokasi
tersebut untuk mengakses internet dengan menggunakan nootebook/PDA/HP dll yang sudah
memiliki card WiFi.
1. Akses dial up, menggunakan modem dan saluran telepon. Biaya akses tergantung dari
lama penggunaan.
2. Akses dedicated, memberikan layanan nonstop atau unlimited. Biaya langganan tetap
tiap bulan sesuai tarif ISP (Internet Service Provider).
Berbagai saluran telekomunikasi yang dapat digunakan untuk akses internet seperti :
1. Saluran telepon rumah
Akses internetnya memerlukan bantuan modem untuk mengubah signal digital ke analog dan
sebaliknya. Kecepatan berkisar 28,8 kbps hingga 56 kbps.
2. ISDN (Integrated Service Digital Network)
Layanan telepon digital berkecepatan tinggi, koneksi menggunakan bantuan modem dan
kecepatannya hingga 128 kbps.
3. HDSL (High Data-Rate Digital Subscriber Lines)
Merupakan sistem transmisi berkecepatan tinggi antara 1,544 Mbps hingga 2,048 Mbps.
Saluran ini cocok untuk gedung-gedung perkantoran.
4. SDSL (Symetrical Digital Subscriber Line)
Disebut symetric karena kecepatan aliran data upload sama dengan download, kecepatan
aliran datanya mencapai 6 Mbps (rata-rata kecepatan 1,544 – 2,048 Mbps)
5. ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line)
Asymetric karena kecepatan kirim data (upload/upstream) berbeda dengan kecepatan
menerima data (download/downstream).
6. VDSL (Very High-Bit-Rate Digital Subscriber Line)
VDSL dapat mengirimkan data dengan kecepatan 1,6 Mbps dan menerima data dengan
kecepatan 25 Mbps pada jarak maksimum 900m. VDSL memerlukan serat optik untuk
transmisi data.
7. VSAT (Very Small Aperture Terminal)
VSAT merupakan pilihan bagi mereka yang berada di daerah terpencil. VSAT berbentuk
piringan berukuran besar dan menghadap ke langit. Sinyal digital dikirimkan dan diterima ke
satelit. Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas bumi.
8. Radio Paket
Merupakan bentuk komunikasi data/aplikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
media koneksi. Untuk akses internetnya digunakan modem khusus untuk radio. Kecepatan
Aksesnya berkisar 1,2 kbps hingga 9,6 kbps.
9. TV Kabel
Kecepatan transmisi data dapat mencapai 38 Mbps
10. Kabel Listrik (PLC/Power Line Communication)
Pengiriman data melalui kabel listrik ini dapat dilakukan dengan menumpangkan sinyal
komunikasi yang berisi data di bawah frekuensi aliran listrik. Kecepatan akses internet melalui
saluran ini dapat mencapai 1 Mbps.
11. Teknologi WAP (Wireless Application Protocol)
Sebuah protokol yang memungkinkan para pengguna ponsel dapat mengakses layanan-layanan online internet dengan menggunakan built-in browser pada ponsel. Kecepatak akses
internetnya dapat mencapai sekitar 9,6 kbps
12. GPRS (General Packe t Radio Service)
Memungkinkan kita dapat mengakses internet di mana pun berada selama sinyal GPRS
tersebut ada. Koneksi via GPRS memiliki laju kecepatan akses sampai 115 kbps.
13. WiFi (Wireless Fidelity)
Teknologi wireless/nirkabel mampu menyediakan akses internet dengan bandwith besar,
mencapai 11 Mbps. WiFi merupakan teknologi tanpa kabel yang bekerja seperti telepon
seluler di dalam dan di luar rumah namun masih dalam radius jarak dari base station.
Area sekitar base station ini disebut hotspot. Hotspot adalah lokasi yang dilengkapi dengan
perangkat pemancar WiFi sehingga dapat digunakan oleh orang-orang yang berada dilokasi
tersebut untuk mengakses internet dengan menggunakan nootebook/PDA/HP dll yang sudah
memiliki card WiFi.
A. Mengenal Ukuran
Kecepatan Akses Internet
Ukuran
kecepatan internet ditentukan oleh lebar pita(bandwidth).
Bandwidth dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu.
Sebagai contoh, line telepon dgn bandwidth 3000 Hz, yg merupakan rentang antara frekuensi tertinggi(3300Hz) dan frekuensi terendah(300Hz) yg dapat dilewati oleh line telpon ini
Bandwidth dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu.
Sebagai contoh, line telepon dgn bandwidth 3000 Hz, yg merupakan rentang antara frekuensi tertinggi(3300Hz) dan frekuensi terendah(300Hz) yg dapat dilewati oleh line telpon ini
Pada
jaringan komputer, bandwidth mengacu pada kecepatan transfer data, umumnya
dalam satuan Kbps (Kilobit per detik / Kilobite per Second)
Contoh: kecepatan 56 Kbps (rata2 kecepatan internet dial-up, TelkomNet Instan) dan speedy=384 Kbps
Contoh: kecepatan 56 Kbps (rata2 kecepatan internet dial-up, TelkomNet Instan) dan speedy=384 Kbps
Kecepatan
transfer data dlm dunia komputer & telekomunikasi adalah jumlah data dlm
bit yang melewati suatu medium dalam satu detik.
Contoh: 1 kbps = 1 kilobit atau seribu bit per detik
1 Mbps=1 megabit/sejuta bit per dtk
1 Gbps=1 Gigabit/1 milyar per dtk
Contoh: 1 kbps = 1 kilobit atau seribu bit per detik
1 Mbps=1 megabit/sejuta bit per dtk
1 Gbps=1 Gigabit/1 milyar per dtk
Software
untuk mengukur kecepatan bandwidth
1.http://manageengine.adventnet.com/
2.http://home.cfl.rr.com/eaa/bandwidth.html
3.http://www.telkomspeedy.com
1.http://manageengine.adventnet.com/
2.http://home.cfl.rr.com/eaa/bandwidth.html
3.http://www.telkomspeedy.com
B. Ukuran Kecepatan Akses Internet Berdasarkan Saluran yang
Digunakan
1.Dial-Up: Umumnya digunakan oleh
orang2 yg ingin mengakses internet dr rumah.
Contoh. TelkomNet Instan, kecepatan 56 Kbps
Contoh. TelkomNet Instan, kecepatan 56 Kbps
2. ADSL (Asymetric Digital
Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yg bekerja pd
frekuensi antara 34 kHz – 1104 kHz
frekuensi antara 34 kHz – 1104 kHz
3. GPRS(General Packet Radio
Service), dapat digunakan unk transfer data dlm bentuk email,
data gambar(MMS) dan browsing Internet. Kecepatan 56 – 115 Kbps.
data gambar(MMS) dan browsing Internet. Kecepatan 56 – 115 Kbps.
Kecepatan
tergantung :
1.Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
2.Software yg digunakan
3.Dukungan fitur dan aplikasi ponsel
1.Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
2.Software yg digunakan
3.Dukungan fitur dan aplikasi ponsel
4. 3G (Third Generation Technology)
Mengacu pada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless)
Mengacu pada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless)
Kecepatan
akses:
-144 Kbps : kondisi bergerak cepat(mobile)
-384 Kbps: kondisi berjalan
-2 Mbps: Kondisi statik di suatu tempat
-144 Kbps : kondisi bergerak cepat(mobile)
-384 Kbps: kondisi berjalan
-2 Mbps: Kondisi statik di suatu tempat
5. 4G (Fourth Generation Technology)
Mengacu pada perkembangan telepon
seluler, dimana suara, data dan arus
multimedia dapat sampai kepada
pengguna kapan saja dan dimana saja
Kecepatan : 100 Mbps – 1 Gbps
Mengacu pada perkembangan telepon
seluler, dimana suara, data dan arus
multimedia dapat sampai kepada
pengguna kapan saja dan dimana saja
Kecepatan : 100 Mbps – 1 Gbps
6. Wi-Fi (Wireless Fidelity) yaitu
sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan lokal
Nirkabel (WLAN-Wireless Local Area Network)
Nirkabel (WLAN-Wireless Local Area Network)
Keberhasilan
dan kenyamanan dalam pemakaian internet sangat dipengaruhi oleh ISP (Internet
Service Provider) nya. Adapun kriteria yang dapat digunakan sebagai acuan dalam
ISP adalah sebagai berikut :
1. Kecepatan transfer data
Komunikasi yang berlangsung di internet pada dasarnya adalah komunikasi kecepatan
transfer data dari internet ke komputer sangat dipengaruhi oleh kecepatan transfer data dari
ISP yang kita gunakan. Untuk itu, kita perlu mengetahui kecepatan modem yang dimiliki ISP
1. Kecepatan transfer data
Komunikasi yang berlangsung di internet pada dasarnya adalah komunikasi kecepatan
transfer data dari internet ke komputer sangat dipengaruhi oleh kecepatan transfer data dari
ISP yang kita gunakan. Untuk itu, kita perlu mengetahui kecepatan modem yang dimiliki ISP
2.
Bandwith
Bandwith adalah lebar satuan data yang dilewati seacara bersama-sama oleh data-data yang
ditransfer
Bandwith adalah lebar satuan data yang dilewati seacara bersama-sama oleh data-data yang
ditransfer
3.
Memiliki Server Proxy
Server proxy berfungsi untuk :
– mengatur jalur komunikasi data dalam jaringan
– meningkatkan performance jaringan
– melakukan filter terhadap beberapa situs yang tidak diinginkan
– menyimpan informasi tentang web site-web site yang pernah dibuka
Server proxy berfungsi untuk :
– mengatur jalur komunikasi data dalam jaringan
– meningkatkan performance jaringan
– melakukan filter terhadap beberapa situs yang tidak diinginkan
– menyimpan informasi tentang web site-web site yang pernah dibuka
4.
Memiliki Backbone
Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet
Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet
5.
Keamanan data
Transaksi melalui internet rentan terhadap pembajak. Oleh karena itu, perlu diketahui
apakah ISP memiliki sistem keamanan yang baik atau tidak. Misalnya telah dilengkapi
dengan firewall (program proteksi hjaringan komputer untuk pengamanan)
Transaksi melalui internet rentan terhadap pembajak. Oleh karena itu, perlu diketahui
apakah ISP memiliki sistem keamanan yang baik atau tidak. Misalnya telah dilengkapi
dengan firewall (program proteksi hjaringan komputer untuk pengamanan)
6.
Layanan yang diberikan
Penggunaan jasa internet harus mengetahui apakah ISP menyediakan layanan yang baik dan
lengkap atau tidak, misalnya ISP memberikan account email atau y=tidak, berapa besar
account email yang disediakan, apakah email mendukung POP3 (Post Office Protocol) dan lain
sebagainya.
Penggunaan jasa internet harus mengetahui apakah ISP menyediakan layanan yang baik dan
lengkap atau tidak, misalnya ISP memberikan account email atau y=tidak, berapa besar
account email yang disediakan, apakah email mendukung POP3 (Post Office Protocol) dan lain
sebagainya.
7. Biaya
Perhitungan pembayaran pelanggan jasa internet kepada ISP memakai sistem paket atau
waktu pemakaian
Perhitungan pembayaran pelanggan jasa internet kepada ISP memakai sistem paket atau
waktu pemakaian
8.
Hardware
Hardware yang dimiliki ISP lengkap atau tidak berkualitas atau tidak, Sebagai contoh
berapakah modem yang digunakan ISP serta rasio pelanggan tiap modem.
Hardware yang dimiliki ISP lengkap atau tidak berkualitas atau tidak, Sebagai contoh
berapakah modem yang digunakan ISP serta rasio pelanggan tiap modem.
Kecepatan akses akan sangat bergantung
pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat
koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan
internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis
kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai
dengan saluran yang dipilih.
Koneksi Dial-Up (melalui Jalur PSTN)
Sebelum ada handphone, umumnya komunikasi dilakukan melalui saluran telephone. Kita bisa mengakses internet dengan cara menghubungkan computer ke kabel telephone rumah melalui modem analog (konvensional). Cara ini lebih sering disebut dengan koneksi dial up. Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) adalah cara kita terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telephone reguler (PSTN), contohnya adalah ”Telkomnet Instan” dari ISP Telkom.
Dahulu, koneksi dial up sering digunakan oleh orang-orang yang menginginkan akses internet dari rumah sendiri. Kecepatan akses internet yang dihasilkannya tergolong rendah untuk ukuran jaman sekarang, yaitu maksimal 56 kbps. Jadi, wajar kalau sekarang banyak ditinggalkan oleh konsumennya karena ada pilihan-pilihan lain dari ISP-ISP sekarang yang menjanjikan kecepatan yang lebih baik.
Koneksi ADSL
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Berapakah bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL:
·
Untuk line rate 384 kbps, bandwidth
maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps.
·
Untuk line rate 384 kbps, throughput
rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s.
·
Untuk line rate 512 kbps, bandwidth
maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.
·
Untuk line rate 512 kbps, throughput
rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.
Koneksi GPRS
Saat ini handphone telah menjadi alat komunikasi yang sangat populer, bahkan meninggalkan kejayaan telephone karena kelebihannya pada mobilitas dan individualitas. Dalam hal biaya yang harus dikeluarkan juga lebih fleksibel daripada berlangganan telephone rumah (maksudnya murah atau mahalnya bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan). Dalam perkembangannya, handphone terus-menerus mengalami kemajuan teknologi dengan dibenamkannya fitur-fitur yang makin canggih di dalamnya. Salah satunya adalah teknologi komunikasi data. Teknologi komunikasi data yang saat ini masih umum dan tetap dipertahankan ada (utamanya pada handphone-handphone kelas menengah kebawah) adalah GPRS, yang memungkinkan si pemilik handphone berkirim pesan MMS dan mengakses internet dengan cukup baik.
GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) Internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM.
Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
·
Konfigurasi dan alokasi time slot pada
level BTS
·
Software yang dipergunakan
·
Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang
digunakan
Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat
tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat
dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.
Koneksi 3G
3G (dibaca: triji) adalah singkatan dari third-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel bisa memberikan kecepatan akses internet sebesar:
Koneksi 3G
3G (dibaca: triji) adalah singkatan dari third-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel bisa memberikan kecepatan akses internet sebesar:
·
144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat
(mobile).
·
384 Kbps untuk kondisi berjalan
(pedestrian).
·
2 Mbps untuk kondisi statik di suatu
tempat.
Jaringan 3G bukan merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Jaringan Telepon Telekomunikasi selular telah meningkat menuju penggunaan layanan 3G dari 1999 hingga 2010. Jepang adalah negara pertama yang memperkenalkan 3G secara nasional dan transisi menuju 3G di Jepang sudah dicapai pada tahun 2006. Setelah itu Korea menjadi pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah dicapai pada awal tahun 2004 dan memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.
HSDPA
High-Speed Downlink Packet Access
(HSDPA) adalah sebuah protokoltelepon genggam dan
kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G.
HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1
Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapasitas
maksimal downlink peak data ratehingga mencapai 14 Mbit/s.
Teknologi ini dikembangkan dari WCDMA
(3G). HSDPA memberikan jalur evolusi untuk
jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS/3G)
yang memungkinkan untuk penggunaan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4
Mbit/detik arah turun). Hingga kini penggunaan teknologi HSDPA hanya pada
komunikasi downstream (arah bawah) menuju telepon genggam.
Dalam hal kecepatan download dikatakan
bahwa:
·
Di lingkungan perumahan teknologi ini
dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.
·
Dalam keadaan bergerak seseorang yang
sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses
internet berkecepatan 1,2 Mbps.
·
Di lingkungan perkantoran yang padat
pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.
Kelebihan HSDPA adalah mengurangi
tertundanya pengunduhan data (delay) dan memberikan umpan balik yang
lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile
office atau akses Internet kecepatan tinggi untuk penggunaan fasilitas
permainan atau mengunduh audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan
kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan. Hal ini
menyebabkan berkurangnya biaya layanan mobile data secara signifikan.
WiFi
Pernahkan kalian melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.
Wireless Broadband
Wireless Broadband memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wireless Broadband juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter, sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
Akses Wireless Broadband juga disebut masih bisa diterima di dalam kendaraan berkecepatan 60 kilometer per jam. WiBro dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum. Teknologi ini mampu mengirim data dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu mengungguli kecepatan transfer data berplatform HSDPA yang memiliki kemampuan mengirim data hingga 14 Mbps.
LAN
Salah satu cara untuk terhubung ke internet adalah dengan menghubungkan komputer Anda ke jaringan komputer yang terhubung ke internet. Cara ini banyak digunakan di perusahan, kampus-kampus, dan warnet-warnet. Sebuah komputer yang dijadikan server (komputer layanan) di hubungkan ke internet. Komputer lain di jaringan tersebut kemudian dihubungkan ke server tersebut. Biasanya komputer yang berfungsi sebagai server dihubungkan dengan sebuah Internet Service Provider (ISP) melalui kabel telepon atau melalui antena. Sedangkan untuk menghubungkan komputer ke komputer server dilakukan dengan menggunakan kartu LAN (LAN Card) dan kabel
koaksial (UTP).
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
WiFi
Pernahkan kalian melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.
Wireless Broadband
Wireless Broadband memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wireless Broadband juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter, sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
Akses Wireless Broadband juga disebut masih bisa diterima di dalam kendaraan berkecepatan 60 kilometer per jam. WiBro dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum. Teknologi ini mampu mengirim data dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu mengungguli kecepatan transfer data berplatform HSDPA yang memiliki kemampuan mengirim data hingga 14 Mbps.
LAN
Salah satu cara untuk terhubung ke internet adalah dengan menghubungkan komputer Anda ke jaringan komputer yang terhubung ke internet. Cara ini banyak digunakan di perusahan, kampus-kampus, dan warnet-warnet. Sebuah komputer yang dijadikan server (komputer layanan) di hubungkan ke internet. Komputer lain di jaringan tersebut kemudian dihubungkan ke server tersebut. Biasanya komputer yang berfungsi sebagai server dihubungkan dengan sebuah Internet Service Provider (ISP) melalui kabel telepon atau melalui antena. Sedangkan untuk menghubungkan komputer ke komputer server dilakukan dengan menggunakan kartu LAN (LAN Card) dan kabel
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
TV Kabel
Pernahkan kalian mendengar Televisi/TV kabel? Siaran TV sering menawarkan perangkat TV kabel. Jaringan TV kabel untuk menghubungkan komputer ke internet telah banyak digunakan. Televisi kabel dinilai cocok terutama untuk pengguna internet dari kalangan keluarga (rumah tangga). Kelebihan mengakses internet dengan menggunakan jaringan TV kabel dapat mengakses internet setiap saat dan bebas dari gangguan telepon sibuk.
Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).
Di dalam jaringan rumah, kabel dari "TV kabel" menggunakan kabel koaksial dan dipasang sebuah "pemisah saluran" (splitter) kabel. Setelah kabel dari jaringan (cable network) melewati splitter, kabel tersalur dalam dua saluran, satu ke TV dan satu lagi ke modem kabel. Dari modem kabel baru menuju kartu ethernet dan kemudian ke komputer.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar