WELCOME TO MY BLOG ayuandrian14november1999.blogspot.com

Rabu, 21 Januari 2015

cerpen BI

GAGAL FINAL OLIMPIADE MIPA TINGKAT NASIONAL
Sayang sekali padahal itu kompetisi yang bergengsi, tapi entah kenapa ya... aku kok gagal, padahal jauh-jauh hari aku sudah mempersiapkan segalanya. Aduhhh... kenapa sih si tim penyelenggaranya pelit banget, masa kalau harus ikut final nilainya minimal 930 dari 999 nilai maksimal. Seharusnya dikurangi sedikit lah biar aku bisa ikut juga ke final. Nilaiku itu miris banget yaitu 924, kan kurang 6 lagi yaa ikut final. Ihh aku nyesel banget waktu itu, tapi dibalik nyeselku itu aku juga bersyukurrr banget karena aku bisa ngalain nilai temen sainganku yang nilai rapotnya selalu lebih tinggi dari aku, alhamdulillah J .
Oke gak usah lama-lama yaa.. langsung aja aku akan menceritakan ke kalian tentang gagalnya seleksi final olimpiade MiPa Nasional ini. Pada waktu itu yaitu tepatnya pada hari jum’at kalau tanggalnya sih aku lupa pokoknya bulan Desember tahun 2011 saat aku kelas 6 semester 1, aku inget kalau itu hari jum’at karena setelah aku piket, guruku manggil aku lewat temenku untuk ikut olimpiade. Awalnya aku bingung, soalnya pada waktu itu aku gak ngerti apa itu olimpiade. Temenku manggil aku ,” Yu sini dipanggil Bu Muji !” . Bu Muji itu guru matematikaku waktu SD. Aku jawab,” Ada apa ?”. Kata guruku,” Kamu ikuto olimpiade yaa !”. Aku hanya diem campur bingung plus campur gak tau plus lagi campur seneng, karna aku pikir olimpiade itu jawab pertanyaan dari juri lalu kalau mau njawab mencet bel jadi aku seneng.
Guruku juga bilang sebelum olimpiade yang beneran diadakan seleksi dulu untuk memilih siapa yang terbaik, seleksi itu diadakan satu munggu berikutnya setelah aku dapat informasi tersebut dan olimpiade yang beneran diadakan satu minggu berikutnya setelah seleksi. Wah, aku kalau dibilangin gitu rasanya pingin gimana ya, êêê.... pokoknya pingin jadi yang terbaik lah. Karena pada waktu aku sangat ber-ambisi, hari berikutnya aku pergi ke perpustakaan lalu aku pinjem buku latihan olimpiade, aku pinjem 2 buku tapi tebel-tebel banget sampai tasku gak muat lagi, soalnya udah pelajarannya banyak ditambah dua buku tebel, yaitu latihan olimpiade matematika dan latihan olimpiade Ilmu Pengetahuan Alam, aku gak sabar pingin cepet pulang untuk baca buku itu soalnya sampulnya menarik dan aku pikir isinya juga menarik. Sesampainya di rumah aku buka perlahan, aku buka sampulnya setelah masuk di materi aku diem dan bingung. Aku berkata dalam hati ,” Ku kira materinya semudah yang aku banyangkan ternyata sangat sulit yaitu di luar perkiraanku, hmm.” Walau bagaimana-pun aku harus harus bisa ngertiin materi itu supaya keinginanku untuk jadi yang terbaik bisa tercapai dan aku bisa merasa puas. Isi buku itu waktu aku baca ada angka dicampur huruf contoh 5y+2x, pada waktu itu aku gak ngerti apa sih maksudnya itu tapi sekarang itu materi seperti itu gampang menurutku. Terus banyak materi yang belum diajarkan di sekolah ada di buku itu kan buat aku tambah pusing. Pada keesokan harinya aku tanyakan materi itu ke te-menku yang juga ikut olimpiade, tapi sayangnya dia juga gak ngerti. Aku bingung, aku Cuma berharap Tuhan memberi karunia supaya aku bisa lolos seleksi.
Tiba saatnya seleksi, tapi untungnya sebelum seleksi guruku memberi pengarahan terle-bih dahulu jadi aku bisa mengerjakan soal dengan mudah dengan sedikit kesulitan. Aku ngerjakan soal dengan santai karna pada waktu itu aku pikir cuma ngerjakan soal biasa dan aku gak maksimal ngerjakan soal itu karena aku gerogi banyak yang ikut seleksi, tapi bagaimanapun ambisiku untuk jadi yang terbaik tidak akan hilang sampai aku mendapatkan semua itu dan mengalahkan semua peserta dalam seleksi itu. Aku berdoa kepada Tuhan supaya aku bisa lolos seleksi itu. Akhirnya seleksi selesai lalu aku menungu hasil dari seleksi itu aku berharap aku bisa lolos. Tidak lama kemudian hasil seleksi itu keluar, aku tidak sabar untuk mendengar siapa saja yang lolos seleksi, ehh ternyata hasil seleksi itu baru bisa dilihat dua hari lagi yaitu tepatnya pada hari senin.
Hari Senin telah tiba aku deg-deg an mulai awal masuk kelas sampai guruku masuk untuk mengumumkan siapa saja yang lolos seleksi olimpiade. Detik demi detik aku tunggu, nama demi nama disebutkan satu persatu, entah pada detik ke berapa namaku disebutkan dalam pengumuman seleksi olimpiade itu. Wah, aku bersyukur banget, aku berterima kasih kepada Allah Tuhanku. Malah ada temenku yang ikut seleksi juga sama aku, dia gak lolos tapi dia malah seneng seperti gak ada beban, ya namanya saja anak SD yaa seperti itu.
Beberapa menit kemudian setelah mengumumkan siapa saja yang lolos seleksi, guruku juga mengumumkan tanggal diadakannya olimpiade MIPA yang sebenarnya, aku kalau tanggal nya sih lupa tapi harinya inget karena pada hari itu aku meninggalkan pelajaran IPA saat jam pertama yaitu tepatnya pada hari Sabtu. Semua yang lolos seleksi dipanggil untuk mengikuti olimpiade MIPA. Awalnya aku tidak tau kalau olimpiade itu tingkat nasional yaa aku biasa saja menjalaninya, guruku juga gak ngasih tau, aku baru tau saat aku mengerjakan soal, di halaman pertama soal itu ada tulisan yaitu Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Nasional. Karena aku baru tau kalau itu tingkat nasional, aku ngerjakannya deg-degan, gerogi, bingung, pokoknya campur aduklah, sampai-sampai aku dibuatkan teh hangat oleh guruku. Ditambah lagi ada peraturan saat menjawab soalnya yaitu antara lain harus menggunakan bolpoin, tidak boleh ada tip-ex an, nama dan alamat harus ditulis secara lengkap, dsb. Karena aku gerogi di lembar jawabanku ada tip-ex an yaitu pada saat menuliskan nama sekolah, waduh aku bingung pada saat itu. Aku mikir ,”Daripada aku bingung mikirin salah tulis mendingan aku ngerjakan soalnya, kalau misalnya ini soal aku benar semua mungkin kesalah tulis bisa dimaafkan.”
Aku langsung menuju soalnya. Wahh.... JJ ternyata soalnya diluar dugaanku. Aku men-duga kalau soalnya sulit seperti di buku latihan yang aku pinjam di perpustakaan, ternyata soalnya mudah tapi hanya di bidang matematika sedangkan yang bidang IPA aku mengalami kesulitan sedikit di bagian akhir yaitu yang soalnya “Berapa ukuran bumi?” aku tidak tau, aku menjawabnya apa adanya, aku inget pada waktu itu aku menjawab 6700km, hehehe itu kan hal yang tidak mungkin ya. Pada saat bel berbungi alhamdulillah aku sudah selesai, aku berharap semoga jawabanku betul semua.
Setelah olimpiade, guruku memberi tau aku bahwa pengumuman hasil olimpiade akan datang pada 17 Januari 2013. Wah itu lama bukan, mungkin tim penyelenggara masih butuh waktu untuk mengoreksi hasil olimpiade anak SD, SMP, SMA se-Indonesia. Ya harus bagaimana pun aku sabar menunggunya.
Oh ya sebelum seleksi aku kan pinjam buku di perpus sekolah, aku minta antar temenku mengembalikan buku itu. Karena aku intip di jendela perpus tidak ada orang, lalu temenku punya ide yaitu aku disuruh nglempar buku itu lewat atas pintu dan berhasil. Karena aku dan temenku takut kalau bakal ketahuan oleh si penjaga perpus, jadi aku minta kunci ke penjaga perpus dengan alasan untuk mengembalikan, buku padahal buku itu sudah aku lempar ke dalam perpus satu hari sebelum aku minta kunci ke penjaga perpus. Hehe emang jahil ya aku.
Gak nyangka pada sudah tanggal 17 Januari 2013 tepatnya pada hari Kamis, saatnya pengumuman hasil olimpiade MIPA tingkat Nasional yang telah aku jalani. Waw... Deg-dehan, lalu namaku dipanggil dengan menyebutkan rentan nilai, di olimpiade itu rentang nilainya 0-999 dan aku mendapatkan nilai 924, padahal kalau aku dapat 930 aku bisa ikut final, tapi gak papa lah yang penting aku sudah bisa ikut olimpiade tingkat nasional lagi, walau hanya dapat piagam, aku bersyukur . JJJ................



BAHASA INDONESIA


































Tidak ada komentar :

Posting Komentar