Bahasa
Indonesia
(Menjelaskan isi syair per bait)
OLEH :
AYU ANDRIAN
TOHALIFAH
9j/08
SMP NEGERI 2
MALANG
Menatap
dunia dengan hati
Seperti tertusuk oleh belati
Menjadikan semua disakiti
Hingga akhir manusia mati
Cinta membuat dunia melayang
Menghadirkan rindu yang terbayang-bayang
Janganlah lupakan Tuhan Tersayang
Balaslah ia dengan sembahyang
Janganlah engkau tertipu
Tertipu oleh dunia yang semu
Takutlah pada Tuhanmu
Karena dia Sang Maha Tahu
http://ramaalfiqri.blogspot.com/2012/10/contoh-syair.html
Seperti tertusuk oleh belati
Menjadikan semua disakiti
Hingga akhir manusia mati
Cinta membuat dunia melayang
Menghadirkan rindu yang terbayang-bayang
Janganlah lupakan Tuhan Tersayang
Balaslah ia dengan sembahyang
Janganlah engkau tertipu
Tertipu oleh dunia yang semu
Takutlah pada Tuhanmu
Karena dia Sang Maha Tahu
http://ramaalfiqri.blogspot.com/2012/10/contoh-syair.html
Manusia dapat menatap dunia yang mereka tinggali
ini tidak hanya dengan mata tetapi juga dengan hati, walau rasanya sangat sakit
seperti tertusuk belati jika didalami. Hingga menjadikan semua anggota badan tersakiti
tanpa terkecuali, hingga akhirnya manusia meninggal.
Manusia boleh bercinta dengan sesamanya sampai
membuat dunia melayang, manusia juga boleh merindukan atau bahkan membayangkan
orang-orang yang manusia cintai. Tapi satu yang harus manusia ingat, jangan
melupakan Allah Tuhan manusia Yang Maha Esa, dengan cara sholat lima waktu, dan
kalau bisa ditambah dengan ibadah-ibadah yang lain baik itu wajib ataupun
sunnah.
Di dunia yang indah ini janganlah manusia tertipu
oleh kenikmatan dan keindahannya, kalau di peribahasa “dunia hanyalah
kesenangan yang menipu”. Dalam hidup ini hanya takutlah kepada Allah jangan
takut kepada atasan. Yang manusia lakukan di muka bumi ini pasti ada nilainya
dihadapan Allah dan apapun perbuatan yang manusia lakukan di muka bumi ini
tidak bisa terhindar dari pengawasan Allah, karena Allahlah sang Maha
Mengetahui.
Janganlah engkau berbuat
maksiat
Janganlah engkau berbuat
jahat
Segeralah engkau bertaubat
Agar selamat dunia akhirat
Janganlah engkau
bertakabur
Perbanyaklah engkau bertafakur
Mendapatkan nikmat harus
bersyukur
Agar selamat dari siksa
kubur
Ayat-ayat suci yang selalu ku ucapkan
Solat lima waktu
kulaksanakan
Dzikir-dzikir selalu ku
lantunkan
Ibadah kepadamu tuhan
Bertaubatlah setelah berbuat salah
Karena manusia makhluk
yang lemah
Bantu aku dan tuntunlah
Untuk menggapai surgamu
yang indah
Dunia ini memang tua
Sebaiknya jangan untuk
huru hara
Ibadahlah memohon ampun
kepada-Nya
Sesungguhnya hanya engkau
yang sempurna
Mari manusia semua sahabat
Perbanyak lah membaca sholawat
Siksa kubur semua lewat
Menuju ke alam akhirat
Karya : Kang If
Dalam hidup di
dunia ini manusia dilarang berbuat maksiat, juga dilarang berbuat jahat. Jika
sudah terlanjur melakukan maksiat dan kejahatan bersegeralah untuk bertaubat
minta ampunan kepada Allah dan berusaha tidak mengulanginya lagi, agar hidup manusia bisa selamat tidak hanya di dunia saja tetapi
juga di akhirat.
Dalam berjalan di muka bumi ini manusia juga
dilarang bertakabur atau sombong karena sifat sombong itu dibenci Allah.
Daripada sombong kan lebih baik manusia bertafakur atau memuji nama Allah.
Selain itu jika seseorang mendapatkan nikmat baik itu sedikit ataupun banyak
tetap seseorang itu harus selalu bersyukur, agar nanti waktu di alam barzah
atau alam kubur bisa selamat dari siksa kubur.
Al qur’an yang berisi ayat-ayat sucu selalu
dia baca, tidak lupa juga sholat lima waktu selalu dia laksanakan, setelah
sholat ataupun tidak setelah sholat bacaan-bacaan dzikir juga selalu dia
lantunkan. Dengan nama ibadah kepada Allah Tuhannya dan bertujuan hanya
mengharap ridhaNya.
Bertaubatlah jika
seseorang telah melakukan kesalahan karena pada dasarnya manusia itu adalah
makhluk yang lemah. Tuhan akan selalu membantu dan menuntun hambaNya yang
mengalami kesulitan. Untuk menggapai surgaNya di akhirat nanti yang indah.
Tinggal manusia saja cara menanggapinya bagaimana dan sebesar apa keimanannya
kepada Allah untuk mendapatkan surgaNya.
Dunia ini memang
sudah tua, mungkin manusia tidak menyangka kalau misalnya besok akan kiamat.
Oleh karena itu dalam hidup di dunia manusia dilarang untuk berfoya-foya,
karena masih banyak orang-orang yang di bawahnya. Lebih baik digunakan untuk
ibadah memohon ampun kepada Allah karena Allah Yang Maha Sempurna.
Sebagai manusia dianjukan untuk selalu
bersahabat kepada sesama, dianjurkan juga untuk selalu membaca sholawat,
sehingga waktu mati bisa selamat dari siksa kubur untuk menuju alam akhirat.
Percikan Ikhlas
Saya menuntut ilmu bukan sekedar berbangga
Saya menuntut
ilmu untuk ke surga
Saya bekerja
bukan sekedar mencari harta
Saya bekerja
untuk ke surga
Saya berbakti
kepada orang tua bukan sekedar balas jasa
Saya berbakti
kepada orang tua untuk ke surga
Saya kembali
pulang bukan sekedar nostalgia
Saya kembali
pulang untuk ke surga
Kupilih kamu
bukan sekedar cinta
Kupilih kamu
untuk ke surga
Kujauhi yang lain
bukan karena tak suka
Kutinggalkan yang
lain karena takut dosa
(Adi Nurcahyo, Jember - 2008)
Setiap saat kita senantiasa dihadapan dengan berbagai pilihan
perbuatan, apakah itu berkenaan dengan pekerjaan, keluarga, sekolah, atau
berbagai aktivitas lainnya. Dan hampir semua pilihan itu kita ukur dengan
pertimbangan enak atau ga enak, baik atau buruk, untungatau rugi, senang atau
sengsara, dsb yang serupa dengan itu. Dan semua ini wajar dimilikioleh
seseorang yang masih baik akalnya.
Pertanyaannya, materi-materi kebaikkan macam apa yang kita
kehendaki dan materi-materi keburukan seperti apa yang kita jauhi ?
Kondisi-kondisi enak yang bagaimana yangkita harapkan, dan kondisi-kondisi
tidak enak semacam apa yang kita benci ? Keadaan-keadaan senang semacam apa
yang kita nantikan, dan keadaan-keadaan sengsara sepertiapa yang kita takuti ?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan sumber inspirasi kita dalamberbuat. Ia merupakan pijakan utama kita dalam mengambil keputusan. Dan ia juga penegaskedudukan kita sebagai hamba dunia atau hamba-Nya.
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan sumber inspirasi kita dalamberbuat. Ia merupakan pijakan utama kita dalam mengambil keputusan. Dan ia juga penegaskedudukan kita sebagai hamba dunia atau hamba-Nya.
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas
merupakan sumber inspirasi kita dalamberbuat. Ia merupakan pijakan utama kita
dalam mengambil keputusan. Dan ia juga penegaskedudukan kita sebagai hamba
dunia atau hamba-Nya.
TUHAN….
Dalam setiap nafas yang ku
Tetesan air yang ku minum
Semua ada nama MU
Yang membuat aku semakin rindu
Seluruh alam ini memuja MU
Semua yang kau ciptakan ada tertulis
nama indah MU
Tak bisa ku ungkapkan betapa rindu aku
pada MU
Semakin hari aku tak bisa berpaling
dari MU
Berilah kesempatan padaku
untuk membuktikan cintaku ini pada MU
Dengan terus mengabdi pada MU
Sepanjang aku hidup di duniaMu
Karya
: Ali Ridwan
TUHAN
Dalam
setiap nafas yang aku hirup di dunia ini, itu adalah pemberian Allah. Setiap
tetesan air yang aku minum itu juga pemberian Allah. Semua yang aku dapat di
dunia ini tidak lepas dari nama Allah sang Maha Pengasih. Dengan pemberianMu
itulah aku semakin merindukanmu pagi, siang, dan malam.
Semua
yang Engkau ciptakan di dunia ini tertulis dalam nama indahmu, misalnya dalam
asmaul husna. Salah satu contohnya yaitu seluruh alam yang Engkau ciptakan
memujaMu. Karena PemberianMu yang banyak ini yang tak terhitung, membuat aku
tak bisa mengungkapkan rasa rinduku padamu. Olek karena itu, aku tidak bisa
berpaling dariMu. Misalnya aku melakukan sholat lima waktu.
Beri aku
kesempatan untuk membuktikan padaMu sebesar apa rasa rinduku padaMu. Aku akan
gunakan kesempatanku untuk terus mengapdi padaaMu, selama aku masih Engkau beri
aku hidup di dunia yang penuh tipu daya ini.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar